PDIP Solo Apresiasi Respati Ardi terkait Kelanjutan Revitalisasi Taman Sriwedari

PDIP Solo Apresiasi Respati Ardi terkait Kelanjutan Revitalisasi Taman Sriwedari
Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo, YF Sukasno. (Istimewa)

Waskitanusa.com, SOLO — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Solo menyambut gembira dan memberikan apresiasi kepada Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang akan melanjutkan revitalisasi kawasan Sriwedari. Revitalisasi Sriwedari merupakan salah satu rekomendasi di Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Solo tahun 2025 yang baru saja disampaikan.

“Kami tentu menyambut baik dan memberikan apresiasi positif kepada Mas Wali Kota yang telah merespons dan menjawab pertanyaan kami saat LKPj 2025,” tutur Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo, YF Sukasno, kepada Espos, Jumat (8/5/2026).

Dia menyatakan akan mengawal kelanjutan dari revitalisasi atau penataan kawasan Sriwedari, termasuk kepastian untuk melanjutkan pembangunan Masjid Sriwedari. “Kami berharap Kebon Rojo itu akan kembali menjadi area publik yaitu Taman Sriwedari yang tertata,” ujar politikus senior dari Kecamatan Jebres itu.

Sukasno mengatakan dokumen DED Taman Sriwedari yang dibuat tahun 2016-2017 dicermati dan bisa dipadukan dengan perencanaan yang sekarang. “Setiap Wali Kota di masanya bertugas punya legacy di Taman Sriwedari ini. Masyarakat Solo berharap pembangunan Taman Sriwedari segera dilaksanakan. Semoga lancar dan bisa menambah kuncoro-nya Kota Solo,” ungkap dia.

Diberitakan Espos sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo serius menggarap rencana penataan kawasan Sriwedari Solo. Pemkot Solo telah menyiapkan model perencanaan di kawasan tersebut yang ditaksir akan menelan biaya lebih kurang Rp200 miliar.

Jajaran petinggi Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah bahkan sudah menyambangi kawasan cagar budaya tersebut untuk meninjau langsung kesiapan lahan dan rencana pengembangan fisik kawasan pada Kamis (7/5/2026).

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat adanya dukungan dari sisi pendampingan hukum dan fasilitasi anggaran dari pemerintah pusat. Delegasi yang hadir di antaranya Kajati Jawa Tengah Teguh Subroto, Kepala Biro Perencanaan (Karocana) Kejagung Dwi Antoro, Kajari Solo Supriyanto, serta perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Leave a Reply