Bertambah Lagi! Korban Meninggal Karhutla Gunung Bromo Jadi 5 Orang

Bertambah Lagi! Korban Meninggal Karhutla Gunung Bromo Jadi 5 Orang
Foto udara kendaraan melintas di ruas jalan di kawasan Gunung Bromo, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2023). Akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 274 hektar yang terjadi di kawasan itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup total aktivitas wisata di Gunung Bromo. ANTARA FOTO/Muhammad Mada/Spt.

Waskitanusa.com, SURABAYA — Relawan yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) , Kabupaten Probolinggo, bertambah satu orang. Sehingga total relawan yang meninggal saat memadamkan karhutla di Bromo menjadi lima orang.

Korban kelima yang meninggal dunia bernama Munawi, 44. Dia merupakan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Tengger Laut Pasir dan seorang petugas keamanan Artotel Cabin Bromo.

Munawi meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pada Senin (19/10/2026).

 “Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.55 WIB di hadapan keluarga dan keluarga menerima,” kata Staf Instalasi Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Dr Soetomo, Adin Niken Primasari.

Munawi sebelumnya dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dengan luka bakar sekitar 51 persen dari luas tubuh disertai kegagalan multipel organ.

Kondisi pasien mengalami penurunan sejak Senin pagi, meskipun telah mendapat dukungan obat untuk mempertahankan fungsi jantung. Pasien juga telah menjalani perawatan luka bakar, tetapi kondisinya terus memburuk.

Tekanan darah pasien cenderung turun hingga mengalami syok, disertai penurunan detak jantung.

“Tim medis telah melakukan resusitasi atau tindakan pijat jantung, tetapi tidak berhasil mengembalikan detak jantung pasien,” kata Adin Niken Primasari yang dikutip dari Antara.

Sementara itu korban lainnya berinisial S, 44, masih menjalani perawatan di ruang Resuscitation Observation Intensive (ROI) dengan luka bakar sekitar 49 persen dari luas tubuh.

Pasien tersebut masih memerlukan bantuan mesin pernapasan. Tim medis juga menangani infeksi berat akibat luka bakar, kadar protein darah yang rendah, serta infeksi paru.

“Penanganan terhadap pasien meliputi pemberian tambahan protein melalui infus dan antibiotik untuk mengatasi infeksi. Kondisinya masih memerlukan pemantauan serta perawatan intensif,” katanya.

Sebelumnya, empat orang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut yakni Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata yang merupakan petugas Balai Besar TNBTS, serta Wisnu Yuda Pratama, 25, dan Sefriel Ardiansyah, 19, relawan yang bekerja sebagai karyawan hotel setempat.

Munawi dari Masyarakat Peduli Api (MPA) Tengger Laut Pasir dan seorang petugas keamanan Artotel Cabin Bromo

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyiapkan santunan sebesar Rp10 juta bagi keluarga korban meninggal dunia dalam upaya pemadaman karhutla di Kawasan TNBTS.

Leave a Reply