Dukung Muktamar ke-35 NU, Sekolah di Jombang Jadi Tempat Istirahat Peserta

Dukung Muktamar ke-35 NU, Sekolah di Jombang Jadi Tempat Istirahat Peserta
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai meninjau SMA dan SMK negeri yang dijadikan tempat transit peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang. ANTARA/HO-Dinas Pendidikan Jatim

Waskitanusa.com, JOMBANG — Seluruh SMA dan SMK negeri yang berada di wilayah kecamatan kota dan Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, melaksanakan pembelajaran daring pada tanggal 26-28 Agustus 2026 saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung. Sehingga ruang kelas bisa dimanfaatkan untuk peserta muktamar untuk transit dan istirahat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan Dindik Jatim memberikan dukungan dengan menyiapkan fasilitas sekolah yang dapat dimanfaatkan oleh peserta muktamar, terutama di tengah keterbatasan akomodasi di Jombang.

Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, masjid, kamar mandi, dan toilet yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat, beribadah, hingga membersihkan diri sebelum peserta melanjutkan perjalanan.

“Sekolah-sekolah kami terbuka bagi semua peserta muktamar, baik kelas-kelas yang kita siapkan maupun masjid, kamar mandi, dan toilet,” kata dia di Surabaya, Selasa (25/8/2026).

Dukungan itu disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran. Pada 26–28 Agustus 2026, sekolah di kecamatan kota dan Kecamatan Tembelang melaksanakan pembelajaran daring, sehingga fasilitas yang tidak digunakan dapat dimanfaatkan sebagai tempat transit.

Sekolah yang berada di luar wilayah tersebut tetap melaksanakan pembelajaran seperti biasa. Beberapa sekolah juga menyiapkan makanan ringan bagi rombongan peserta yang singgah.

“Bahkan ada beberapa sekolah yang menyiapkan snack dan makanan ringan untuk para rombongan yang transit di sekolah-sekolah yang berdekatan dengan tempat kegiatan,” ujarnya yang dikutip dari Antara.

Menurut Aries, keterlibatan sekolah juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi siswa. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dapat mengenalkan nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.

“Kami berharap para siswa juga bisa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dari momentum Muktamar NU ini. Mereka dapat melihat bagaimana masyarakat dari berbagai daerah datang, berkumpul, dan bersama-sama menyukseskan sebuah agenda besar,” kata dia.

Ia menegaskan kesiapan sekolah tersebut merupakan bentuk komitmen Dindik Jatim mendukung kelancaran Muktamar Ke-35 NU sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply