Persis Solo Tekuk Bhayangkara 2-1, Papan Bawah Liga 1 Makin Panas

Persis Solo Tekuk Bhayangkara 2-1, Papan Bawah Liga 1 Makin Panas
Pesepak bola Persis Solo Dejan Tumbas (kiri) berusaha melewati pesepak bola Bhayangkara Presisi Lampung FC Frengky Deaner Missa (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Rabu (22/4/2026). Pada babak pertama Persis Solo unggul melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1. (Daerah/J Howi Widodo).

Waskitanusa.com, SOLO — Persaingan papan bawah klasemen Liga 1 2025/2026 kian memanas. Tim-tim penghuni zona degradasi terus berburu poin untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persis Solo menjadi salah satu tim yang berhasil memanfaatkan momentum. Laskar Sambernyawa menundukkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-29 di Stadion Manahan, Solo, Rabu (22/4/2026) sore. Kemenangan ini untuk sementara mengangkat Persis keluar dari zona degradasi.

Laga berlangsung sengit meski atmosfer stadion tereduksi akibat sanksi Komdis PSSI yang membuat tribun tampak lengang.

Gol Cepat dan Kebangkitan Persis

Pertandingan baru berjalan satu menit saat lini belakang Persis melakukan kesalahan koordinasi. Bek kanan Dusan Mijic melanggar Wahyu Subo di area berbahaya, menghasilkan tendangan bebas untuk tim tamu.

Moussa Sidibe yang maju sebagai eksekutor sukses memanfaatkan peluang tersebut. Sepakannya melengkung melewati pagar hidup dan bersarang di sudut gawang Persis. Bhayangkara unggul cepat 0-1.

Tertinggal, Persis mulai keluar dari tekanan memasuki menit ke-20. Permainan yang dimotori Maricic perlahan mampu merepotkan pertahanan lawan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30. Dimitri Lima melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat terdefleksi pemain Bhayangkara dan membuat kiper lawan mati langkah. Skor berubah menjadi 1-1.

Momentum tersebut dimaksimalkan Persis menjelang turun minum. Pada menit ke-48, skema sepak pojok Maricic disambut sundulan Luka Domancic yang tak mampu dibendung kiper Bhayangkara. Persis berbalik unggul 2-1 hingga akhir babak pertama.

Tekanan Bhayangkara dan Ketangguhan Lini Belakang

Memasuki babak kedua, pertandingan tetap berjalan dalam tempo tinggi. Kedua tim saling menekan, tetapi lini pertahanan tampil disiplin menjaga keunggulan.

Persis nyaris menambah gol pada menit ke-54 setelah Maricic dilanggar di tepi kotak penalti. Namun, peluang dari tendangan bebas gagal dikonversi menjadi gol.

Bhayangkara merespons pada menit ke-68 melalui peluang Sani Riski. Sepakan melengkungnya masih melambung tipis di sisi kanan gawang Persis.

Ketegangan meningkat saat wasit meninjau VAR pada menit ke-71 setelah klaim pelanggaran terhadap Moussa Sidibe di kotak penalti. Namun, keputusan akhir menyatakan tidak ada penalti.

Memasuki menit akhir, Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan. Kolaborasi Moussa Sidibe dan Ryo Matsumura beberapa kali mengancam, tetapi pertahanan Persis tetap solid.

Drama terjadi pada masa injury time. Kiper Bhayangkara, Aqil Savik, bahkan ikut maju membantu serangan saat timnya mendapatkan tendangan sudut di menit ke-93. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Persis mampu mempertahankan keunggulan 2-1 dan mengamankan tiga poin penting.

Kemenangan ini membawa Persis naik ke peringkat ke-15 dengan 27 poin, menggeser Madura United ke posisi ke-16 dengan 26 poin.

Meski demikian, persaingan belum berakhir. Madura United masih berpeluang merebut kembali posisi tersebut karena baru akan memainkan laga pekan ke-29 melawan Dewa United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (25/4/2026).

Leave a Reply